Reporter : Hendra Makmur
JAKARTA–MI: Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan kepemimpinan KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dalam struktur organisasi dan pengambil keputusan di partai tersebut.
Oleh karena itu, untuk mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), harus ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Dewan Syuro, dan bukan Ketua Umum dan Sekjen Dewan Tanfidz.
Penegasan tersebut disampaikan anggota Dewan Syuro DPP PKB Moeslim Abdurrahman kepada Media Indonesia, Minggu (20/4). “Sesuai Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang (UU) Pemilu yang dipersamakan dengan Ketua Umum dan Sekjen,di PKB adalah Ketua dan Sekretaris Dewan Syuro,” katanya.
Pasal 14 ayat (2) UU No 10 tahun 2008 tentang Pemilu mengatur, pendaftaran partai ke KPU harus ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekjen pada pengurus pusat partai atau sebutan lain. Dengan adanya penegasan tersebut, menurut Moeslim, tidak ada keraguan PKB untuk tidak ikut dalam Pemilu 2009. Oleh karena itu, ia meminta KPU hanya menerima pendaftaran dari yang paling berwenang di PKB.
Meski demikian, menurut Moeslim, Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz PKB sudah menetapkan untuk tetap menggelar muktamar luar biasa pada minggu pertama Mei. “Tanggalnya belum pasti,” kata dia.
Dalam muktamar luar biasa tersebut, ujarnya, akan dikukuhkan kembali Gus Dur selaku Ketua Umum Dewan Syuro dan menetapkan pemberhentian sementara Muhaimin Iskandar dari jabatan Ketua Umum Dewan Tanfidz PKB.
“Selain itu kita perlu melakukan konsolidasi menjelang pemilu, bahwa kepemimpinan PKB itu satu tangan di bawah Gus Dur. Tidak ada yang lain,” tegas Moeslim.
Sementara itu, perubahan susunan kepengurusan Dewan Tanfidz PKB yang dihasilkan sidang pleno sebelumnya sudah diusulkan kepada Departemen Hukum dan HAM. “Kita mengharapkan agar dalam satu minggu Depkum dan HAM mengesahkan perubahan itu,” tuturnya.
Ketika ditanya apakah tidak ada keinginan untuk islah, “Gus Dur menegaskan hal tersebut sudah final. Islah tidak dikenal dalam AD/ART partai. Namun, sebagai pribadi sesama muslim itu tentu boleh-boleh saja,” jawab Moeslim. (Hrm/OL-01)
Seperti dimuat di Media Indonesia Online Minggu, 20 April 2008 15:37 WIB

Komentar Terakhir